Kamis, 29 Maret 2012

PRE-AMP OPTIC


a.    Pengertian PRE-AMP OPTIC
·         VCD Player
         VCD PLAYER yaitu perangkat elektronika yang berfungsi untuk memutar Video CD. Tetapi pada umumnya VCD player yang ada saat ini sudah memiliki multi fungsi. Tidak hanya untuk memutar Video CD saja tetapi juga dapat untuk memutar MP3 ataupun CD Audio. Bahkan ada juga yang dilengkapi dengan game, radio, dan juga karaoke. Meskipun game yang ada termasuk dalam kategori game bawaan (game yang ada dalam program) dan tidak sehandal PS, tetapi kehadirannya sudah cukup menghibur.

·         DVD Player
Sama seperti VCD PLAYER, DVD PLAYER adalah perangkat elektronika yang berfungsi untuk memutar CD. CD disini sudah lebih berkembang lagi. Yaitu dengan kapasitas memori yang besar. DVD PLAYER dapat memutar file-file yang lebih banyak dari pada VCD PLAYER. Pada intinya, DVD PLAYER adalah penyempurna dari VCD PLAYER.
Untuk saat ini sudah ada DVD PLAYER yang menggunakan sambungan USB. Dengan menggunakan sambungan USB ini, maka kita dapat memutar file yang ada di media penyimpanan seperti flas disk.
Optik adalah piranti di dalam VCD maupun DVD player yang berfungsi untuk membaca kepingan cakram CD. Jika optic mengalami gangguan atau kerusakan maka hal ini sangat berpengaruh besar karena dapat disimpulkan bahwa optic merupakan inputan / awalan dari sebuah pembacaan data dari CD. Optic sangat berperan penting di dalam cara kerja sebuah VCD maupun DVD player.
Optic yang terdiri dari laser dan lensa yang menjadi perangkat utama dalam memfokuskan pembacaan data dari piringan menggunakan penembakan sistem laser, biasanya laser ini sangat kompatibel dengan jenis piringan CD. Kalau CD bekerja pada laser dengan panjang gelombang 780 nanometer, sedangkan untuk DVD pada 635 atau 650 nanometer.
Dari segi cara kerja, cara kerja DVD Player tak ada bedanya dengan cara kerja CD Player, karena keduanya memiliki komponen optik yang mampu menyorotkan sinar laser berwarna merah ke arah permukaan piringan, atau tepatnya ke permukaan layer dari suatu piringan CD maupun DVD.
Didalam Prinsip kerja DVD Player, yang paling fundamental terletak pada pemfokusan dari laser ketika melakukan pembacaan pit-pit dijalur trak, karena titik kerjanya harus dapat terfokus pada setiap permukaan bidang pantul. Ini sangat menentukan terutama waktu menjalankan jenis piringan DVD yang memiliki double-layer , karena dalam satu muka terdapat dua lapis reflektor yang masing-masing memiliki jarak yang berbeda, sehingga titik fokusnya juga tidak sama. Untuk lapis pertama dibuat sebagai bidang reflektif semi-transparan, dimana laser juga harus mampu menembusnya ketika membaca data pada layer inti yang berada di lapis kedua.
Setiap sorotan laser akan langsung mengenai lapisan pemantul bahan polycarbonate dari piringan DVD, kemudian dipantulkan kembali ke komponen opto-electronic yang bertugas mendeteksi setiap perubahan cahaya yang dipantulkan. Jadi dari opto-electronic tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kode-kode binary yang biasa disebut bit. Pekerjaan paling berat dalam sistem pembacaan dari piringan DVD adalah pada saat menjaga posisi sorotan laser yang harus tetap fokus ditengah-tengah jalur trak data.Tugas ini dibebankan pada tracking system yang selalu bergerak kontinu dari tengah ke pinggir piringan, sehingga akan terjadi pergeseran laser dari arah dalam bergerak keluar secara linier.
Kecepatan dari pembacaan datanya juga berlangsung konstan, ini dapat kita buktikan melalui gerakan motor spindle yang berputar semakin lambat ketika mata laser mulai menuju ke pinggir piringan DVD.

b.    Perbedaan VCD dan DVD
VCD (Vdeo Compact Disc) atau MPEG1 atau DAT menggunakan media rekam CD (Compact Disc) biasa sebagai alat atau media untuk memutar kembali/playback.
DVD Video (Digital Versatile Disc Video) atau MPEG2 atau VOB menggunakan media rekam DVD sebagai alat untuk memutar kembali/playback.
Dari pernyataan diatas, disini berarti akan dibahas perbedaan media rekam untuk VCD dan DVD-Video yaitu media rekam CD dan DVD.
·         Dilhat dari hal ukuran Track dan Pitch
DVD memiliki ukuran pit lebih kecil dari CD. Pit adalah lubang (galian) kecil atau tekanan yang sedikit di atas permukaan disc yang mengijinkan pickup laser untuk membedakan antara kondisi digital berlogik 0 dan 1. DVD sisi tunggal, lapisan tunggal dapat menyimpan sekitar tujuh kali lebih banyak dari pada CD. Sebagian besar tambahan ini berasal dari pit dan track pada DVD lebih kecil.

 


·         Dilihat dari Track space / spasi tiap track
Jalur  track pada DVD 2,16 kali lebih kecil dan panjang pit minimum, untuk DVD lapisan tunggal adalah 2,08 kali lebih kecil dari pada CD. Fitur spasi track antar pit spiral pada DVD lebih tipis. Dalam susunan demikian DVD player membaca format DVD dengan ukuran pit  lebih kecil dan spasi track lebih tipis, jenis laser yang digunakan berbeda karena menghendaki cahaya dengan berkas yang lebih sempit. Ini merupakan satu dari sebagian besar alasan mengapa CD player tidak dapat membaca DVD, sementara DVD player mampu membaca CD audio).

 



·         Dilihat dari kapasitas lapisan pada single side – single layered
Sebagaimana telah diketahui DVD-5, merupakan konstruksi yang paling sederhana format ini mampu menyimpan 4,7 GB data digital. Angka 5 dalam DVD-5 signifikan dengan mendekati kapasitas data 5 GB, sedangkan kapasitas CD hanya 650 MB. Informasi digital ini mendekati dua jam video digital dan audio video, atau 74 menit untuk musik DVD audio resolusi tinggi.

·         Dilihat dari Panjang Gelombang Sinar Laser (ƛ)
Keduanya sama-sama pakai sinar laser merah untuk pembaca datanya. Bedanya ada di panjang gelombang. Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm, sedangkan DVD menggunakan sinar laser merah ber-panjang gelombang 650 nm.

 

·         Dilihat dari NA/Diafragma atau pengatur lensa Fokus
Besarnya NA atau Diafragma untuk CD Nilainya 0,45 dan untuk DVD nilainya 0,6. Semakin besar nilainya, semakin kecil titik fokus yang bisa dibuat oleh lensa. Besarnya diafragma mempengaruhi jarak lapisan data dengan mata laser.
Ketebalan keping adalah 1,2 mm, anggap saja lapisan yang mengkilap adalah lapisan atas dan lapisan yang berlabel adalah lapisan bawah. Pada CD Lapisan data terletak di lapisan bawah sendiri dan bersentuhan langsung dengan lapisan label. Sedangkan lapisan data DVD terletak di tengah-tengah keping, atau 0,6 mm dari lapisan atas. Coba ambil keping cd yang sudah tak terpakai, coba gores labelnya dengan uang logam ato benda lain yang mirip. Ketika digores labelnya, lapisan datanya juga ikut terkelupas. Bila digores semuanya maka akan menghasilkan keping CD yang bening. Berbeda dengan DVD, bila digores labelnya, lapisan datanya akan tetap hidup tenang ditengah keping.

c.    Rangkaian Dan Prinsip Kerja Dari Pre-Amp Optic

 
   Blok diagramnya terdiri dari blok pembacaan data dan blok pemrosesan data dan tentunya dikendalikan oleh blok mikrokontroler      dan semuanya baru bisa bekerja kalau ada blok power supply. Juga, agar       mudah dilihat, akan ada display baik di panel maupun di layar         TV,mengenai kondisi, fungsi dan informasi lainnya, serta dilengkapi dengan remote control agar mudah dikendalikan dari jarak jauh. Blok pembacaan data ini, sama, baik untuk CD Audio Player, VCD Player, MP3Disk Player, CD-ROM komputer, maupun Play Station, terdiri dari suatu sistim mekanisme, terdiri dari laci disk yang bisa keluar masuk, mekanisme yang menurunkan optic block dan spindle motor / pemutar disk, saat laci akankeluar dan menaikkan optic block dan spindle motor, saat laci di dalam.Setelah laci masuk, optic block dan spindle motor naik, mikrokontroler akan mendeteksinya melalui sakelar di laci, kemudian akan memberikan tegangan ke laser diode pada optic block, sehingga akan muncul sinar merah, yang menembus prisma, lensa, piringan.Kalau ada disk, sinarnya dipantulkan, menembus kembali lensa, prisma dibelokkan dan mengenai sensor. Kalau tidak ada disk, maka sensor tidak menerima sinar dan kalu hal ini terjadi, maka setelah beberapa detik, maka mikrokontrol akan menampilkan NO DISK pada display dan semua proses akan berhenti. Kalau sensor menerima sinar, maka mikrokontroler akan memberikan tegangan sedemikian ke kumparan focus lensa, beberapa kali, sehingga lensa akan naik turun dan berarti, sensor akan menerima sinar, gelap terang.
Kemudian mikrokontroler akan mendeteksi pada tegangan berapa, sinar yangditerima sensor paling terang dan kemudian diberikanlah tegangan tersebutsehingga sinar yang diperoleh, yang paling terang.Kalau kondisi ini tidak diperoleh, maka mikrokontroler akan menampilkan NODISK pada display dan semua proses akan berhenti.Kalau kondisi ini tercapai, maka mikrokontroler akan memberikan teganganke motor spindel untuk memutar disk. Dengan diputarnya disk, maka di mulailah pengambilan data oleh sensor-sensor, sehingga jalur data padadisk yang berbentuk helical, dari bagian dalam disk berputar, mulai keluar sedikit-sedikit, diamati dan diproses, kalau menyimpang, maka mikrokontroler akan memberikan tegangan ke kumparan tracking lensa untukbergeser keluar masuk as, sedemikian sehingga sekarang sinar akanmengikuti jalur data.
Begitu pergeseran lensa mencapai akhir, maka mikrokontroler akan memberikan tegangan ke motor tracking, untuk menggeser keseluruhan optic block 1 langkah dan proses penelusuran dijalankan kembali.Setelah mendapatkan data-data tersebut, maka data-data diproses oleh blok pemroses data untuk ditentukan apakah datanya berupa AUDIO CD, VCD,MP3 CD atau apa dan kemudian akan di salurkan ke masing blok diagram untuk diproses menjadi gambar dan suara seperti aslinya. Mikrokontroler juga akan menerima perintah dari tombol-tombol di panel ataumelalui remote control untuk mengendalikan sistim untuk Play, Stop, REW, FF dan sebagainya.

            Prinsip Kerja dan Gambar masing-masing Blok 
·         Bagian Power Supply REGULATOR
Bagian Catu Daya atau yang lebih dikenal Power Supply REGULATOR adalah sebuah bagian pada VCD Player yang berfungsi sebagai penyedia ataupemasok  tegangan listrik DC yang digunakan oleh semua perangkat kerja pada VCD Player. Pada bagian ini terdapat beberapa komponen seperti Transformator yang berfungsi sebagai penurun tegangan listrik DC sebelum di searahkan. Dan terdapat komponen-komponen yang lainnya. Jadi secara umum prinsip kerja bagian ini adalah mengubah ataumenyearahkan tegangan listrik AC menjadi DC sesuai yang dibutuhkan olehmasing-masing perangkat pada VCD Player.

·         Bagian Mekanik

Bagian Mekanik pada VCD Player adalah satu buah sistem perangkat kerjayang berfungsi sebagai penggerak atau pengatur keluar  masuknya dan berputarnya CD Player .Pada bagian Mekanik ini komponen utamanya adalah sebuah motor. Motor penggerak putaran piringan yang berfungsi untuk mengontrol setiap gerakan putar dengan tingkat akurasi yang sangat presisi. Motor ini sangat membantu proses pembacaan trak yang memiliki putaran antara 200 sampai dengan 500 RPM. Sistem Kerja dari perangkat ini adalah sebagai:
a.       Terdapat sebuah laci yang berfungsi sebagai Pengatur  keluar masuknya
b.       CD Player yang akan diputar.
c.    Terdapat gigi atau poros yang berfungsi sebagai tumpuan atau aspenggerak laci CD.
d.       Dan yang paling utama pada bagian ini adalah tentunya motor penggerak dari semua proses kerja yang dilakukan oleh MekanikVCD Player.



·         Bagian Optik



 
     Bagian OPTIK dalam VCD Player ini berfungsi sebagai pembaca data dari keping CD yang dimasukkan ke dalam VCD Player. Pada bagian ini terdiri dari sebuah komponen pembuat sinar laser  warna merah yang diarahkanpada keeping CD yang dibaca.Sebuah laser dan lensa ini yang menjadi perangkat utama dalam memfokuskan pembacaan data dari piringan menggunakan  penembakan sistem  laser , biasanya laser ini sangat kompatibel dengan jenis piringanCD. Kalau CD bekerja pada laser dengan panjang gelombang 780nanometer,  sedangkan untuk DVD pada 635 atau 650 nanometer. Optik VCD,DVD Player maupun Play Station sama bentuknya, namun optic dari DVD Player adalah yang paling mengalami kemajuan dari waktu kewaktu, sebagai contoh optik Blu-Ray pada DVD Player yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan oleh masyarakat elektronika.











·         Bagian MPEG












            MPEG adalah bagian dari VCD Player yang di dalamnya terdapat banyak IC(integrated circuit) yang masing-masing mempunyai prinsip kerja yang berbeda. Seperti IC penguat Video, IC penguat Audio dan beberapa macam IC lainnya. Didalam  MPEG juga terdapat komponen berbasis teknologi komputer yang dikemas dalam blok data berbentuk IC (Integrtated Circuit), dimana salahsatunya mengarah ke modul DAC (Digital Analog Converter)  yang memang berfungsi untuk menangani data audio dan video, atau bahkan langsung menuju ke komponen dengan format digital, seperti data video digital.

Sumber Teori : scribd.com/prinsip-kerja-dan-gambar-blok-vcd-cd.htm




d.       Proses Record ke Play
             VCD, DVD  telah memberikan kemudahan untuk mneyimpan data, musik, gambar, dan film. Tentunya VCD dan DVD tidak hanya bisa diputar pada VCD player, CD palyer dan DVD player, tapi juga bisa digunakan pada komputer.Video Compact Disc (VCD) dan DVD berbentuk cakram yang tipis. VCD dan DVD dan memiliki lintasan seperti spiral (spiral track) yang menyimpan informasi. Untuk membaca data yang tersimpan di dalamnya, digunakan sinar laser sebagai pendektesi. Dan dari bentuknya yang seperti cakram yang tipis, jika dilihat dibawah mikroskopakan terlihat ada daerah naik. Daerah naik ini dinamakan dengan ³pit´ atau ³lubang-lubang´.Dan daerah yang lainnya adalah daerah yang datar yang disebut dengan ³land´ atau ³dataran´.Pit ini dilapisi oleh plastik yang transparan berfungsi sebagai pemantul cahaya laser yangditerima. Jika diamati ketika VCD dan DVD berotasi pada palyernya, akan terlihat pantulansinar laser dari pit. Kemudian di teruskan pada sebuah detektor. Pantulan cahaya tadi berfluktuasi ketika melewati pit dan land. Fluktuasi inilah yanga akan mengirim data dalam bentuk angka-angka biner (0 dan 1).Agar sinar laser yang berfluktiasi ini dapat terdektesi oleh detektor, VCD dan DVD ketebalannya ditentukan oleh interferensi destruktif. Sinar laser yang melewati pit, sebagian sinarnya juga di pantulkan melewati lintasan land. Kedua sinar yang melewati lintasan yang berbeda ini bergabung menjadi interferensi destruktif dengan ketebelan pit setengah panjanggelombang sinar laser yang jatuh pada tepi pit. Nah, dengan demikian cahaya laser dapatdideteksi oleh detektor hingga data atau informasi sampai dan kita pun dapat mendengarkanmusik, film dan dapat melihat data dikomputer serta pada playernya.

Panjang Gelombang

Penguasaan pengetahuan antena perlu dipelajari tersendiri disamping teknik radio, walaupun antena itu sendiri merupakan bagian dari radio. Pesawat radio dalam kondisi baik belum tentu dapat beroperasi secara optimal apabila dalam penginstalasian antenanya tidak sesuai/tidak tepat dan mengabaikan ketentuan-ketentuan sesuai teknik antena. Demikian pula penggunaan antena yang tidak benar akan dapat menyebabkan kerusakan pada pesawat yang bersangkutan. Sehingga penggunaan dan instalasi antena harus sesuai dengan ketentuan teknis serta kepentingan teknis. Seperti diketahui bersama antena mentransfer energi RF yang dihasilkan oleh sebuah pemancar radio, ketempat lain pada jarak tertentu. Energi dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Selama diradiasikan, gelombang bergerak melalui ruang, dan sebagian gelombang tersebut diserap oleh antena radio penerima. Sebuah tegangan diinduksikan ke antena penerima, kuat lemahnya tegangan tersebut tergantung dari intensitas gelombang yang dipancarkan, dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, misal : jarak penerima ke pemancar, tinggi antena dan gangguan selama perambatan. Antena terbuat dari bahan konduktor, dengan ukuran dan bentuk yang dibuat sedemikian sehingga memiliki pola tertentu, serta berfungsi menangkap dan atau memancarkan sinyal radio.
 
Parameter Antena. Didalam mempelajari antena kita kenal beberapa istilah/variabel yang erat kaitannya dalam pemilihan dan penggunaan sebuah antena.

a. Panjang antena. Panjang fisik antena dihitung berdasarkan panjang gelombang atau (Lamda) frekuensi kerja pesawat yang menggunakan antena tersebut. Panjang gelombang dihitung dalam satuan meter atau feet.
rumus-panjang-antenaRumusan diatas diperoleh dari kecepatan rambat gelombang radio diruang bebas yaitu 299,793,097 meter dan dibulatkan menjadi 300 meter per detik, atau 983,573, 087 feet per detik, yang dihitung jarak antar cycle atau periode. Oleh karenanya bila ingin menghitung panjang antena setengah panjang gelombang dapat juga langsung menggunakan rumus :
panjang-gel
Sehubungan adanya perbedaan kecepatan rambat gelombang radio diudara dengan disuatu penghantar (conductor) maka dalam menghitung panjang fisik antena pada umumnya masih harus dikurangi faktor kependekan , sebesar ± 5%
Contoh : Carima HF bekerja pada frekwensi : 10 MHZ.
Bila ingin dibuat antena dengan panjang setengah panjang gelombang :
Rumus-panjang-gel
Panjang fisik antena menjadi 15 – (5%.15) = 14,25 meter.

Bila kepada sebuah antena dicatukan energi RF, maka pada panjang antena tersebut terjadi arus dan tegangan.
Contoh :
antena-dan-teori-panjang-gel
Arus dan tegangan mengalami nilai maksimum dan minimum. Pada antena dengan setengah panjang gelombang (half wave lenght) sebagaimana gambar diatas, nilai maksimum dan minimum arus dan tegangan akan terjadi pada setiap panjang kelipatan setengah panjang gelombang.
distribusi-arus-dan-teg-1

Impedansi antena diperoleh dari adanya harga dan tegangan sepanjang antena.
impedansi-antena
Mengingat harga arus dan tegangan yang tidak sama disepanjang konduktor, maka nilai impedansi antena yang diperoleh tidak sama disepanjang antena. Pada ujung antena dengan panjang setengah lamda terdapat impedansi maksimum, sedangkan di titik tengah (center) antena tersebut terdapat impedansi minimum.
Harga impedansi antena perlu dikenali dalam rangka penyesuaian impedansi (impedansi matching) terhadap saluran transmisi yang digunakan. Jadi bila energi RF dari radio pemancar disalurkan melalui saluran transmisi dengan impedansi karakteristik 75 ohm maka titik catu pada antena dicari pada impedansi yang mendekati 75 ohm.

d. Polarisasi.
Polarisasi adalah arah getaran komponen listrik (E) gelombang elektomagnetik yang bersangkutan terhadap bumi. Penerimaan antena akan lebih efektif bila dipasang sesuai polarisasi sinyal yang diterimanya. Sebagai ilustrasi perhatikan gambar di bawah ini.

polarisasi
Sebagaimana telah dikemukaan terdahulu adanya perbedaan pengarahan antena timbul perbedaan intensitas penerimaan pada suatu titik. Gain antena menggambarkan seberapa baik suatu antena memancarkan energi RF nya dan seberapa kuat intenitas penerimaan pada suatu titik dari antena tersebut. Dengan kata lain antena yang radiasinya terarah akan mempunyai faktor penguatan yang lebih baik dibanding yang omnidirectional.

penguatan-gain-antena
G = Gain.
K = efisiensi (power yang diradiasikan dibandingkan power input) antena
P = rapat daya pada titik maksimum.
P av = rata-rata rapat daya.

Radiasi Elektromagnetik

Bagian ini merupakan pendahuluan untuk mengenalkan spektrum elektromagnetik bagi pelajar kimia yang tertarik pada spektroskopi absorpsi ultra ungu-tampak (UV-visible).

Cahaya sebagai bentuk gelombang

Gelombang

Gelombang pada dasarnya hanyalah suatu cara perpindahan energi dari satu tempat ke tempat lainnya – apakah itu perpindahan sederhana seperti pada gelombang laut atau yang lebih rumit untuk dibayangkan seperti gelombang cahaya.

Pada gelombang air, energi dipindahkan melalui gerakan molekul-molekul air. Akan tetapi, biasanya molekul air tidak semuanya menyeberang Atlantik – atau misalkan semuanya menyeberangi suatu kolam. Tergantung pada kedalaman air, molekul-molekul air mengikuti pola melingkar. Selama bergerak ke bagian atas lingkaran, gelombang menciptakan puncak; dan selama bergerak ke bawah, akan diperoleh suatu lembah.

Energi dipindahkan melalui pergerakan lokal yang relatif kecil pada lingkungan sekitarnya. Melalui gelombang air dapat digambarkan dengan mudah diagram yang dapat menunjukkan apa yang terjadi pada molekul nyata. Pada sinar hal ini lebih sulit.

Energi pada sinar berjalan karena perubahan lokal yang fluktuatif pada medan listrik dan medan magnet – oleh karena itu disebut radiasi “elektromagnetik”.
Panjang gelombang, frekuensi, dan kecepatan cahaya
Jika anda menggambarkan suatu berkas sinar sebagai bentuk gelombang (takperlu mengkhawatirkan terlalu jauh apa yang sebenarnya menyebabkan terjadinya gelombang!), jarak antara dua puncak dinamakan panjang gelombang sinar. (ini akan sama dengan jarak antara dua lembah atau dua posisi lain yang identik dalam gelombang)
Anda menggambarkan puncak-puncak gelombang ini bergerak dari kiri ke kanan. Jika anda menghitung banyaknya puncak yang lewat tiap detiknya, anda akan mendapatkan frekuensi sinar. Frekuensi diukur dengan satuan “putaran per detik”, atau disebut juga dengan Hertz, Hz. Putaran per detik dan Hertz mempunyai arti yang sama.
Sinar oranye, sebagai contoh, mempunyai frekuensi sekitar 5 x 1014 Hz (sering dinyatakan dengan 5 x 108 MHz – megahertz). Itu artinya terdapat 5 x 1014 puncak gelombang yang lewat tiap detiknya.
Sinar mempunyai kecepatan tetap pada media apapun. Sebagai contoh, sinar selalu melaju pada kecepatan sekitar 3 x 108 meter per detik pada kondisi hampa. Ini merupakan kecepatan sebenarnya dari semua radiasi elektromagnetik ? tidak hanya sinar tampak.

Terdapat hubungan yang sederhana antara panjang gelombang dan frekuensi dari suatu warna dengen kecepatan sinar.:
dan anda dapat mengolahnya untuk mendapatkan panjang gelombang jika diketahui frekuensinya atau sebaliknya:
Hubungan ini artinya jika anda menaikkan frekuensi, maka panjang gelombang akan berkurang.
Bandingkan diagram ini dengan diagram yang sama di atas.

dan, tentu saja, kebalikannya adalah benar, jika panjang gelombang lebih panjang, maka frekuensi lebih rendah.

Ini sangat penting agar anda merasa cocok dengan hubungan antara frekuensi dan panjang gelombang. Jika anda mempunyai dua gambar panjang gelombang dari dua sinar yang berbeda warnanya, anda akan mengetahui manakah yang frekuensinya lebih tinggi.

Sebagai contoh, jika anda mendapatkan sinar warna merah mempunyai panjang gelombang 650 nm, dan hijau 540 nm, penting bagi anda untuk mengetahui manakah yang lebih tinggi frekuensinya. (hijau – panjang gelombang yang lebih pendek berarti frekuensinya lebih tinggi. Jangan beralih hingga anda memahaminya!)
Catatan: nm = nanometer = 10-9 meter.

Frekuensi sinar dan energinya

Tiap frekuensi sinar mempunyai hubungan yang khas dengan energi, berikut adalah persamaan sederhananya:
Anda dapat melihat bahwa pada frekuensi yang lebih tinggi, maka energi sinar akan lebih tinggi.

Jadi, dapatkah anda mengelompokannya? Cobalah!

Sinar dengan panjang gelombang sekitar 380 ? 435 nm terlihat sebagai warna-warna ungu. Berbagai warna merah mempunyai panjang gelombang sekitar 625 -740 nm. Manakah yang energinya paling tinggi –
Sinar dengan energi paling besar akan mempunyai frekuensi paling tinggi – dan panjang gelombangnya paling pendek. Dengan kata lain, sinar ungu pada 380 nm adalah ujung dari urutan warna.
Spektrum Elektromagnetik

Sinar tampak

Diagram berikut menunjukkan gambaran spektrum sinar tampak
warna-warna utama dari spektrum sinar tampak adalah:

WarnaPanjang gelombang (nm)
Ungu380 – 435
Biru435 – 500
Sian (biru pucat)500 – 520
Hijau520 – 565
Kuning565 – 590
Oranye590 – 625
Merah625 – 740
Jangan membayangkan ada batas yang jelas diantara semua warna tersebut. Pada kenyataannya, warna saling bercampur satu sama lain – lebih rumit dari diagram di atas!
!
Posisi spektrum sinar tampak dalam spektrum elektromagnetik

Spektrum elektromagnetik tidak hanya terbatas pada warna-warna yang dapat kita lihat. Sangat mungkin mendapatkan panjang gelombang yang lebih pendek dari sinar ungu atau lebih panjang dari sinar merah.

Pada spektrum yang lebih lengkap, akan ditunjukan ultra-unggu dan infra-merah, tetapi dapat diperlebar lagi hingga sinar-X dan gelombang radio, diantara sinar yang lain. Diagram berikut menunjukan gambaran posisi spektrum-spektrum tsb.
Sekali lagi, jangan terlalu memikirkan batas-batas diantara berbagai bagian radiasi elektromegnetik ? karena tidak ada batasnya. Perhatikanlah bagian sinar tampak, dan satu bagian yang berada didekatnya. Perhatikan juga pola umumnya.

Juga perhatikan bahwa energi dari berbagai macam radiasi meningkat dengan meningkatnya frekuensi.

Karakteristik Antena

Pengarahan
Pengarahan atau direktivity antena adalah perbandingan antara intensitas radiasi (daya tiap unit sudut ruang) pada arah tertentu U(θ, Ф) terhadap intensitas radiasi rata-rata Uo (dari seluruh permukaan) pancaran. Semakin besar direktivitas maka lebar berkas antena semakin sempit. Dalam penggunaan praktis yang dimaksud directivity merupakan direktivitas maksimum yaitu pada arah sumbu pancar (pada arah pancaran maksimal).

Direktivitas suatu antena didefinisikan sebagai :

Minggu, 25 Maret 2012

Robot..Robot 8)

Baru juga buat blog , eh udah alpa 2hari ngabsen post .
Maaf sodara-sodara , saya sibuk !!! (sok banget ya ?)
Bukan sok sibuk , atau sibuk urus urusannya orang lain , pemirsa .
Saya sih sibuk persiapkan diri untuk menjalani tes yg akan diadakan
hari ini oleh salah satu organisasi di jurusan saya.